Tugas 2 : Perilaku Kehidupan di Lingkungan Kampus Sebagai Bangsa Timur

Bangsa merupakan suatu kumpulan manusia yang tinggal dalam suatu daerah kesatuan yang memiliki hukum/peraturannya sendiri dan kedaulatannya mendapat pengakuan dari bangsa lain. Menurut Otto Bauer, bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter
yang tumbuh karena adanya kesamaan nasib. Suatu bangsa tidak lepas dari budaya bangsa itu sendiri karena budaya dapat didefinisikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari, mengacu pada pola-pola perilaku yang ditularkan secara sosial, yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu (Keesing, jilid I, 1989; hal 68).

Menurut Nugroho dan Muchji (1993), kebudayaan secara global dapat dikategorikan menjadi dua yaitu kebudayaan Barat dan Timur. Konsep ini berasal dari orang Eropa Barat dalam zaman ketika mereka berekspansi menjelajahi dunia, menguasai wilayah Afrika, Asia dan Oseania. Mereka mendefinisikan kebudayaan mereka sendiri sebagai kebudayaan Barat sedangkan semua kebudayaan di luar kebudayaan mereka didefinisikan sebagai kebudayaan Timur. Kebudayaan Timur identik dengan kehidupan kerohanian, mistik, kehidupan prelogis, keramahtamahan dan gotong royong sedangkan kebudayaan Barat identik dengan kebendaan, pikiran logis, hubungan asas guna (hubungan hanya berdasarkan prinsip guna) dan individualisme. Perbedaan dua kebudayaan ini terlihat sampai sekarang dimana sebagai salah satu contoh adalah ilmu psikologi di negara-negara Barat terutama mengembangkan konsep-konsep dan teori-teori mengenai aneka warna dan isi jiwa, serta metode-metode dan alat-alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu itu. Ilmu tersebut masih kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat menganalisis kaitan antara jiwa individu dan lingkungan sosial budayanya.

Seiring dengan perkembangan globalisasi, suatu bangsa tidak dapat menutup diri terhadap perkembangan dunia luar. Terkait dengan dua sisi budaya yang berbeda di atas, sebagai bangsa Timur tidak dapat juga fanatik  terhadap dirinya sendiri dan melupakan sifat ingin terus belajar dan rendah hati untuk menerima kekurangan dan mengakui kelebihan budaya lain secara objektif.

Sifat bangsa Timur yang identik dengan kerohanian, keramahtamahan dan gotong royong merupakan suatu nilai yang baik dalam kehidupan sehari-hari suatu bangsa termasuk di dalam kehidupan kampus. Perilaku yang mencerminkan sebagai bangsa timur di lingkungan kampus :

  • Berpakaian sopan

Pakaian yang melekat hendaknya tidak terlalu tebuka. Sebagai contoh di budaya Barat berpakaian dengan lengan terbuka adalah hal yang biasa namun sebaliknya bagi bangsa Timur pakaian tersebut dianggap terbuka dan tidak pantas digunakan di tempat umum terutama pada lingkungan kampus.

  • Ramah

Salah satu sifat khas bangsa Timur adalah ramah. Sikap ramah di lingkungan kampus dapat kita tunjukkan kepada teman, dosen, staf kampus, petugas kebersihan/keamanan, dll.

  • Tolong menolong

Setiap manusia dalam hidupnya pasti membutuhkan pertolongan orang lain, begitulan kalimat yang sering diucapkan. Pemikiran bangsa Timur tersebut dapat kita implementasikan di kampus dalam belajar kelompok, apabila ada teman yang menanyakan materi pelajaran yang kita kuasai, kita dapat membantu dengan mengajari pelajaran tersebut.

  • Musyawarah

Musyawarah adalah suatu penyelesaian masalah dengan kekeluargaan. Salah satu contoh yang terlihat di lingkungan kampus adalah saat membuat kesepakatan antara dosen dan mahasiswa tentang metode belajar mengajar dan penilaian selama semester berjalan.

  • Berperilaku santun

Perilaku santun baik dari ucapan dan tingkah laku di lingkungan kampus dapat di wujudkan dengan memperhatikan ucapan dan tingkah laku dengan lawan bicara. Contohnya, saat berbicara dengan dosen cara bicara dan perilaku yang ditunjukkan tidak sama saat kita bicara dengan teman.

Namun hal ini tidak berarti seluruh budaya Barat tidak perlu diambil nilai positifnya. Motifasi kebendaan, berpikir logis, hubungan asas guna dan individualisme Baratlah yang menjadikan mereka bangsa yang mampu berekspansi luas menjelajahi dunia dan banyak melakukan eksperimen yang menghasilkan penemuan-penemuan yang mengawali teknologi di masa kini. Secara positif dapat diartikan bahwa tanpa semangat belajar dan persaingan individu budaya Barat, maka budaya suatu bangsa akan cenderung konstan. Hal inilah yang dapat kita ambil nilai positif dari budaya Barat dalam hal perilaku dalam lingkup akademis di kampus.

Sumber :

http://id.answers.yahoo.com/questio/index?qid=20120316052557AAUuqfO

Nugroho, Widyo.1994.Ilmu Budaya Dasar.Jakarta, Universitas Gunadarma

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT9NWon309cFiteB7TNz6qUg44U2IhR6vurLteCBGPfSbIfUiJyS4LgEmgx4A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s