Tulisan 3 : Manusia Menciptakan Keindahan

Menurut Nugroho dan Muchji (1993), keindahan pada dasarnya adalah alamiah yang merupakan ciptaan Tuhan. Pengungkapan keindahan dalam lingkup karya seni (seniman) didasari oleh motivasi dan tujuan tertentu. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup, kemerosotan moral, perubahan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat, keagungan Tuhan, dsb, sedangkan tujuannya untuk segi kebaikan manusia, martabat manusia dan kegunaan bagi manusia secara kodrati.

Dalam bukunya, mereka menyebutkan 4 (empat) motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan, yaitu:

1.Untuk memperbaiki tata nilai yang telah usang.

Contohnya adalah novel Siti Nurbaya oleh Marah Rusli untuk “melawan” kebiasaan kawin paksa.

2.Untuk memperbaiki kemerosotan moral yang tidak baik.

Contohnya adalah sajak Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta karya W. S. Rendra untuk melawan kebebasan seks.

3.Untuk menghapuskan penderitaan karena penindasan nilai-nilai kemanusiaan.

Contohnya adalah lagu Maju Tak Gentar karya C. Simanjuntak sebagai karya seni bermusik untuk memberi semangat melawan penjajahan.

4.Sebagai ekspresi mengungkapkan keagungan Tuhan.

Contohnya adalah  lagu Rayuan Pulau Kelapa karya Ismail Marzuki sebagai karya seni bermusik untuk mengungkapkan keindahan dan kesuburan tanah air Indonesia.

Sumber :

Nugroho, Widyo.1994.Ilmu Budaya Dasar.Jakarta, Universitas Gunadarma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s